CANTIK24JAM.COM – Juru Bicara BUMN Arya Sinulingga menanggapi pernyataan Anies Baswedan, yang mengkritik rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan.
Dalam narasinya, Anies menyebut anggaran untuk IKN jika dipakai untuk membangun puskesmas, maka seluruh kelurahan yang belum ada puskesmas akan ada.
Jika dipakai untuk kesejahteraan polisi atau tentara maka akan meningkat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Arya Sinulingga, sudah waktunya bandul pembangunan dipindah ke Kalimantan.
Sebab sumber daya alam yang dikeruk dari Kalimantan sudah memberikan kontribusi besar untuk Indonesia.
Lihat juga konten video, di sini: VIDEO: Dapat Dukungan dari Pandawa Lima, Prabowo Subianto: Ksatria, Tak Seperti Kurawa Selalu Marah-marah
Kata Arya Sinulingga, saat ini, semua pembangunan terpusat di Jawa.
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
Sehingga banyak fenomena anak-anak muda terbaik di luar Jawa justru merantau ke Jawa.
“Akibatnya kalaupun dikasih pembangunan, orang-orang terbaiknya pergi ke Jawa,” katanya.
Lihat juga konten video, di sini: VIDEO: Ajak Tampil dengan Kebaikan di 2024, Calon Presiden Prabowo Subianto: Rakyat Suka yang Hatinya Gembira
“Ekspor batubara di Kalimantan Timur mencapai Rp100 triliun. Itu baru dari Kalimantan Timur belum Kalimantan secara keseluruhan,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
Menurut dia, sudah waktunya membalas apa yang sudah diberikan Kalimantan untuk Indonesia. Kontribusi Kalimantan untuk Indonesia sudah sangat besar.
“Kalau cuma Rp600 triliun, untuk pembangunan ibu kota baru, itu kecil dibanding kontribusi Kalimantan,” ujar Arya Sinulingga.***







