The GlenAllachie Resmi Debut di Indonesia, Bawa Reputasi Dua Kali World’s Best Single Malt

Empat ekspresi, satu malam: perjalanan rasa dari 10 hingga 18 Year Old di The Concierge Bar

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 4 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan The GlenAllachie dan mitra lokal dalam acara peluncuran perdana brand ini di Indonesia. (Foto: Dok. The GlenAllachie Indonesia)

Perwakilan The GlenAllachie dan mitra lokal dalam acara peluncuran perdana brand ini di Indonesia. (Foto: Dok. The GlenAllachie Indonesia)

Jakarta — The GlenAllachie, single malt Scotch whisky independen asal Speyside, Skotlandia, resmi memperkenalkan diri ke pasar Indonesia melalui grand launch eksklusif yang digelar di The Concierge Bar, Jakarta, Rabu (30/7/2026).

Peluncuran ini menandai kehadiran perdana brand peraih dua kali gelar World’s Best Single Malt tersebut di Tanah Air, hasil kerja sama dengan mitra lokal Cikel Abadi.

The GlenAllachie dikenal sebagai distillery independen yang menempatkan pengelolaan cask sebagai elemen utama dalam membentuk karakter whisky, bukan sekadar proses pelengkap di tahap akhir produksi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendekatan ini dipimpin langsung oleh Billy Walker, salah satu whisky maker paling dihormati di industri Scotch whisky, yang memantau setiap cask hingga tercapai keseimbangan antara karakter spirit dan pengaruh kayu.

Reputasi tersebut tercermin dari sejumlah penghargaan internasional yang diraih The GlenAllachie. Ekspresi utamanya, The GlenAllachie 12 Year Old, dinobatkan sebagai World’s Best Single Malt 2025 dalam ajang World Whiskies Awards.

Pencapaian ini menyusul gelar serupa yang diraih The GlenAllachie 10 Year Old Cask Strength Batch 4 pada 2021.

Pasar Premium yang Terus Bertumbuh

Ciara Hepburn, International Sales Manager The GlenAllachie, mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar prioritas dalam ekspansi global brand ini.

“Indonesia membuka peluang baru yang sangat menarik bagi GlenAllachie Distillers Co. Sebagai salah satu pasar minuman premium yang paling dinamis dan terus berkembang di Asia Tenggara, Indonesia menjadi tempat yang tepat bagi kami untuk memperkenalkan koleksi whisky peraih penghargaan kami kepada generasi baru para pencinta whisky,” ujar Ciara.

Ia menambahkan, kerja sama dengan tim Cikel Abadi diharapkan dapat menghadirkan craftsmanship, autentisitas, dan inovasi dari Billy Walker dan GlenAllachie Distillers Co. kepada penikmat whisky di seluruh Indonesia.

Empat Ekspresi dalam Satu Malam

Mengusung tema “Wood, Time & Wonder”, acara peluncuran mempertemukan sekitar 40 tamu undangan yang terdiri dari public figures, media luxury, pemimpin industri, tastemakers, dan kolektor. Acara diawali dengan sesi whisky tasting intim yang menghadirkan empat ekspresi utama The GlenAllachie: 10 Year Old, 12 Year Old, 15 Year Old, dan 18 Year Old.

Setiap ekspresi menampilkan karakter berbeda, mulai dari sherry yang kaya dengan nuansa buah-buahan gelap, lapisan rempah dan oak yang hangat, hingga sentuhan madu dengan finish panjang. Momen puncak acara ditandai dengan bottle reveal yang diiringi pertunjukan saxophone secara langsung, dilanjutkan kolaborasi saxophonist dengan DJ membawakan lima lagu bernuansa R&B dan EDM. The GlenAllachie 12 turut disajikan dalam bentuk cocktail dan on the rocks untuk menunjukkan fleksibilitas penyajiannya.

Diminati Pasar yang Mencari Karakter Berbeda

Edhi Sumadi, Principal of The GlenAllachie Indonesia, menilai kehadiran brand ini relevan dengan perkembangan segmen premium spirits di Indonesia.

“Merupakan sebuah kebanggaan untuk menyambut The GlenAllachie di Indonesia. Ini adalah brand dengan karakter yang kuat — diakui secara global, berdiri secara independen, dan berakar pada craftsmanship yang nyata,” kata Edhi. “Bagi penikmat whisky di Indonesia yang mulai melihat lebih jauh dari label-label yang sudah familiar dan mencari sesuatu dengan karakter, kedalaman, dan identitas, The GlenAllachie membawa proposisi yang sangat bermakna.”

The GlenAllachie diproduksi dengan mempertahankan warna alami, tanpa proses chill filtration, dan dibotolkan pada kadar alkohol yang lebih tinggi dibanding kebanyakan single malt komersial. Pendekatan ini bertujuan menjaga tekstur, aroma, dan rasa asli whisky, sehingga menarik baik bagi kolektor maupun konsumen yang baru mengeksplorasi kategori single malt.

Ketersediaan Produk

Pasca-peluncuran, The GlenAllachie sudah tersedia secara retail melalui Drip Drop Bottleshop. Untuk konsumsi di tempat, produk ini dapat dinikmati di sejumlah bar dan venue premium terpilih di Jakarta, di antaranya Bottom Parlour, Truce Bar, Concierge Bar, Cohiba Atmosphere Jakarta, serta beberapa club pilihan lainnya.

Filosofi “Whisky di Tangan yang Tepat” menjadi pesan utama yang diusung The GlenAllachie dalam memperkenalkan diri di pasar Indonesia — merepresentasikan dedikasi dan ketelitian dalam setiap tahap produksi, mulai dari Speyside hingga diperkenalkan kepada konsumen baru di Tanah Air.****


Tentang The GlenAllachie

The GlenAllachie adalah distillery single malt Scotch whisky independen asal Speyside yang berlokasi dekat Aberlour, Skotlandia. Didirikan pada 1967 dan kini dipimpin oleh legendary whisky maker Billy Walker, distillery ini dikenal melalui pendekatan detail terhadap pengelolaan dan pemilihan cask, serta proses pematangan whisky. The GlenAllachie berkomitmen menghadirkan whisky dengan integritas melalui ekspresi yang menggunakan warna alami, tanpa proses chill filtration, dan dibotolkan pada kadar alkohol lebih tinggi untuk mempertahankan rasa dan karakter secara penuh. Dengan berbagai penghargaan global, termasuk dua gelar World’s Best Single Malt, The GlenAllachie terus membangun reputasinya sebagai salah satu produsen single malt independen paling dihormati di Skotlandia.

Berita Terkait

Tips Menata Isi Kulkas agar Rapi dan Estetik, Gunakan Wadah Bening Seragam
Cegah Dehidrasi Saat Diare: Air Kelapa Jadi Minuman Elektrolit Alami yang Teruji Klinis
Tubuh Bisa Kekurangan Nutrisi Meski Pola Makan Sudah Dianggap Sehat
Posisi Tidur yang Sehat bagi Tulang Belakang Sekaligus Hindari Tidur yang Menyiksa Punggung
Inilah 5 Jenis Sayuran yang Wajib Dibatasi Konsumsìnya bagi Penderita Asam Lambung, Termasuk Sawi Putih

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:07 WIB

The GlenAllachie Resmi Debut di Indonesia, Bawa Reputasi Dua Kali World’s Best Single Malt

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:11 WIB

Tips Menata Isi Kulkas agar Rapi dan Estetik, Gunakan Wadah Bening Seragam

Kamis, 31 Juli 2025 - 11:58 WIB

Cegah Dehidrasi Saat Diare: Air Kelapa Jadi Minuman Elektrolit Alami yang Teruji Klinis

Selasa, 20 Mei 2025 - 15:30 WIB

Tubuh Bisa Kekurangan Nutrisi Meski Pola Makan Sudah Dianggap Sehat

Rabu, 14 Mei 2025 - 13:35 WIB

Posisi Tidur yang Sehat bagi Tulang Belakang Sekaligus Hindari Tidur yang Menyiksa Punggung

Berita Terbaru

Pers Rilis

China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning Resmi Diluncurkan

Selasa, 4 Agu 2026 - 01:12 WIB